MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA SAHABAT ALWI SEBAGAI KETUA UMUM PMII LOTIM PERIODE 2010/2011
SEMOGA PMII KEDEPAN BISA MENEMUKAN KHITOHNYA
"PMII adalah Organisasi Pergerakan, bukan Himpunan apalagi Kesatuan"
Salam pergerakan…!!!
Sungguh tragis kondisi perpolitikan Indonesia yang di anggap naik satu peringkat keatas dalam sistem pengambilan hak suara justru merupakan PEMILU terburuj pasca Reformasi karna terlihat nyata di isi dengan TIPILU oleh oleh PARPOL peserta PEMILU 2009 seperti money politik,mencuri star jadwal kampanye,kampanye di luar jadwal,menaruh atribut PARPOL di tempat_tempat yang di larang yang tidak menghormati UU PEMILU 2009 dan masih banyak lagi,belum pula berbica tentang voter gosht/pemilih siluman yang begitu sangat banyak sehingga berimplikasi terhadap penggelembungan DPT yang tak kunjung kelarsehingga dalam 2 pekan ini PMII LOTIM melakukan berbagai proses aksi dikarnakan kondisi PILEG sebelumnya merupakan sejarah yang begitu teramat pahit dari berbagai juru pantauan mahasiswa dari berbagai elemen,kenyataan yang terlihat bahwa PILEG yang baru ini berlalu di anggap adalh sebuah keberhasilan PEMILU yang cukup sangat membanggakan dari pihak KPUD alasannya bahwa dari 70% target yang di harapkan Lmbok timur justru berhasil mencapai 80% tingkat keberhasilan PEMILU ( menurut Ketua KPUD dan jajarannya pada hearing 4 mei lalu )
Padahal menurut pantauan lapangan yang telah kami lakkukan di berbagai TPS justru sangat berbeda dengan apa yang di sampaikan oleh pihak KPUD itu sendiri
Dilapangan banyak terjadi penggelembungan suara, karma banyak suara ganda,bayaknya masyarakat yang tidak dapat memilik karna tidak mendapat kartu pemilihanserta banyaknya buta aksara yang terjadi di
Dalam PILEG kemarin terlihat tidak tercap[ainya azas Demokrasi di Lombok timur,karma para petugas keamanan yng berda di TPS-TPS tidak terlihat serius dalam pengawan PILEG sehingga membiarkan begitu saja Panitia pelaksana PEMILU masuk mencontreng bagian dari masyarakat yang terkesan lama di dalam bilik pemilihan karma tidak mampu membaca serta tidak tahu memilih di sebabakan kebingungan begitu banyaknya pilihan yang harus mereka lakukan.
menuntut PANWASLU lebih bekerja keras untuk menindak PARPOL yang melakukan TIPILU
menuntut KEPOLISIAN untuk tidak refresip dan menindak tegas oknum/PARPOL tanpa tebang pilih
menuntut kepolisian dalam menerima kesaksiaan dari saksi untuk tidak tidak terlalu mengintimidasi saksi hingga saksi tidak mau lagi memberi kesaksiaan
menuntut PANWASLU,KEPOLISIAAN,KEJAKSAAN,DAN KPU untuk selalu mencitrakan independensi
mengajak masyarakat untuk proaktif pada PILPRES 2009 dengan selalu mengontrol kinerja KPU<PANWASLU<KEJAKSAAN dan KEPOLISIIAN....
berkaca dari PILEG kemarin supaya pihat terkait untuk mewujudkan PEMILU yang JURDIL..
USUL DI TOLAK TANPA DI TIMBANG
HANYA ADA SATU KATA..
LAWAN...LAWAN..LAWAN...!!!
Acara tersebut dipusatkan (dimulai) di Taman Kota Selong. Dihadiri oleh Sekda mewakili Bupati, KPU, Panwaslu dan pimpinan-pimpinan Parpol, acara dimulai dengan penandatanganan kesepakatan antar parpol pada sekitar jam 14.00 wita.
Bunyi ikrar kesepakatan tersebut adalah:
Kami peserta pemilu bersepakat untuk melaksanakan pemilu 2009 sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku serta bertanggung jawab atas pelaksanaan kampanye secara damai dan siap menerima semua bentuk konsekuensi dari hasil pemilu baik kalah maupun menang.
Penandatanganan dilakukan oleh pemimpin parpol. Sebagian besar pemimpin parpol menandatangani kesepakatan tersebut.
Setelah itu, Sekda, KPU, Panwaslu, juga memberikan tandatangan sebagai saksi dari kesepakatan tersebut.
Usai penandatanganan, dengan mendapat kawalan dari POLISI, para peserta melakukan pawai keliling ke daerah-daerah seluruh Lombok Timur.
Menurut aturan dari KPU, setiap parpol diperbolehkan membawa maksimal 4 buah mobil (meski ada juga parpol yang melibatkan mobil melebihi kesepakatan 4 buah, belum ada teguran). Pada pawai hari pertama ini, tidak ada pawai sepeda motor untuk meminimalisir resiko kecelakaan.
Namun secara kasat mata, pelanggaran pemilu dilakukan oleh sebagian besar parpol (terutama parpol lama dan besar). Pelanggaran yang dilakukan adalah berupa pengerahan massa dengan memakai mobil truk bak terbuka. Mumpung lagi boleh barangkali, ya?
Selamat berkampanye! Santun, mendidik dan damai.
Peace di tandatangan, peace di kampanye, peace di tingkah laku, peace di hati!
Peace men! Peace! source gururidho